Jumat, Mei 28, 2010
Taman Fatamorgana
Posted by
ammarmahardika
at
10.24
Semua mimpiku dibuyarkan oleh waktu
Ternyata sudah waktunya Shubuh
Aku pun memulai sembahyang
Memohon semoga hari tidak memberi bala sial kepadaku
Pamanku mengajakku jalan-jalan
Tanpa elakan lagi aku menerimanya dengan senang hati
Sementara Paman membawa anaknya tercinta
Aku hanya membawa pakaian dan pengharapan datar
Kumulai melangkahkan kaki beranjak keluar rumah
Sepertinya aku mencium bau petualangan baru
Namun dari depan rumah Pamanku angin pagi hampir menusukku
Untung aku sudah membekali diri dengan minyak kayu putih
Aku dan Pamanku sudah sampai tujuan
Sebuah taman besar yang sangat ramai
Semua orang sibuk akan kegiatannya di taman itu
Taman itu layaknya surga yang fatamorgana
Tiba-tiba bisikan Setan menghampiriku
Mengajakku untuk berjalan lebih jauh
Lebih jauh ke dunia
Yang diisi oleh orang-orang yang suram
Namun aku teguh dengan pendirianku
Bisikan itu kutangkis dengan penyumbat telinga
Lalu kulanjutkan perjalanan bersama Pamanku
Mengelilingi taman bak surga itu
Setelah mengelilingi taman itu perut terasa kosong
Aku membutuhkan makanan
Akhirnya aku dan Pamanku menemukan sebuah tempat makan
Semoga itu bukanlah fatamorgana
Kudekati tempat itu
Tempat yang sepi
Bercat biru
Tapi berbau nikmat
Ternyata itu bukan fatamorgana
Itu adalah kenyataan
Lalu kusantap apa yang hanya bisa kumakan
Biar begitu perutku tidak mengeluh lagi
Begitu lahapnya aku
Paman hanya meminum kopi hitam
Sedangkan aku menyantap susu coklat dan kue pancong
Segera ku bersiap untuk menyongsong matahari dari arah timur.(*)
Langganan:
Postingan (Atom)

